Tips Dan Cara Memilih Jasa Pengiriman Barang Atau Jasa Ekspedisi Yang Bagus

Zaman internet menjadikan bisnis jasa pengiriman barang atau ekspedisi kian menjamur. Mungkin dahulu Anda hanya dapat mengirimkan barang melalui kantor pos, namun saat ini ada banyak agen jasa pengiriman barang dengan penawaran menarik. Diantaranya TKS. Bahkan ada jasa pengiriman barang yang langsung sampai ke tujuan dalam waktu satu hari, biasanya memanfaatkan transportasi cepat seperti kereta api maupun bus.
Sayangnya jasa pengiriman barang yang cepat tidak tersedia di semua tempat bahkan hanya untuk area tertentu saja yang dapat terakses transportasi tersebut. Bagi Anda seorang seller online, tidak perlu cemas memilih-milih mana jasa pengiriman barang yang bagus. Saran kami, Anda cukup mencari referensi, informasi, kredibilitas maupun layanan jasa pengiriman barang tersebut.

Nah, berikut ini adalah tips dan cara memilih jasa pengiriman barang atau jasa ekspedisi yang bagus

1. Jangkauan service

Ketika pihak buyer berdomisili di daerah perkebunan jauh di Sumatera Selatan, maka tidak cocok jika Anda gunakan perusahaan ekspedisi dengan service area terbatas. Sebagai contoh perusahaan pegiriman barang dengan jangkauan service terluas adalah kantor pos.
Jadi ketika Anda mendapatkan order untuk pengiriman daerah terpencil, alhasil kantor pos adalah solusinya. Kantor pos sudah tersebar ke seluruh Indonesia sehingga mampu diandalkan untuk mengantarkan barang Anda. Sedangkan untuk pengiriman barang dengan tujuan di wilayah perkotaan atau khususnya Jawa dan Bali maka hampir seluruh perusahaan ekspedisi memiliki jangkauan service yang terjamin.

2. Asuransi dan jaminan

Penting untuk mendapatkan jaminan keamanan karena bisa saja dalam proses pengiriman barang hilang, cacat atau terjadi hal yang tidak diinginkan. Perusahaan jasa pengiriman barang yang baik seharusnya memberikan asuransi dan jaminan keamanan.

3. Sehari sampai gunakan ekspedisi khusus

Sebagai contoh Anda berdomisili di kota Bekasi dan ingin mengirim barang ke kota Yogyakarta dengan permintaan buyer satu hari sampai. Gunakan saja jasa perusahaan ekspedisi khusus yang menggunakan transportasi kereta api atau bus. Agen ekspedisi ini umumnya berada di area stasiun untuk pengiriman via kereta api maupun terminal untuk pengiriman via bus.
Sayangnya ekspedisi ini terbatas hanya untuk wilayah tertentu yang bisa diakses transportasi kereta api dan bus tertentu. Selain itu pihak penerima terkadang juga tidak akan mendapatkan layanan antar barang ke rumah atau dengan kata lain barang harus diambil.

4. Minta review orang yang lain pernah menggunakan

Saat Anda ingin menggunakan jasa pengiriman tertentu, pastikan Anda bertanya pada teman atau kerabat Anda yang sudah pernah menggunakannya. Tanyalah bagaimana pelayanannya dan perkiraan berapa lama sampai tujuan. Tanyakan juga apakah perusahaan ekspedisi tersebut memberikan jaminan soal keamanan barang.

5. Pilih perusahaan yang memberikan akses tracking barang

Untuk perusahaan jasa pengiriman barang yang sudah professional dan bonafit tentu memberikan layanan ekstra. Salah satunya adalah akses kepada pelanggan untuk melihat status barang (tracking) secara online. Sebagai contoh ketika Anda gunakan perusahaan ‘A’, Anda bisa masuk ke situs resminya kemudian melihat status barang.
Apakah barang masih dalam proses perjalanan atau apakah barang sudah tiba di kota tujuan atau apakah barang sudah diterima. Pemantauan semacam ini bisa memungkinkan barang lebih terjamin keamanannya karena pihak pengirim dan penerima mengetahui statusnya.

6. Customer service mudah dihubungi

Mengapa harus memperhatikan kontak customer service segala? Sudah jelas karena yang namanya pemantauan via tracking online bisa saja salah atau ada masalah lain. Sebagai contoh ketika barang telah sampai di kota tujuan, kenyataannya selama beberapa hari ditunggu ternyata barang belum sampai ke rumah penerima. Mungkin alasannya adalah kurir yang teledor atau hal lain. Jadi solusi terakhir adalah menghubungi kontak customer service dan menanyakan soal barang Anda.

7. Jangan terpaku pada satu perusahaan

Pada dasarnya Anda tidak perlu menggunakan satu jasa ekspedisi saja. Melalui review dan referensi dari orang lain Anda bisa menggunakan jasa ekspedisi berbeda tergantung berapa lama ingin cepat sampai atau kemana tujuan pengiriman barang. Kesimpulannya setiap jasa pengiriman barang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.

Membangun Brand Toko Online Melalui Kemasan Produk

Meski sampai saat ini kualitas produk menjadi poin utama kesuksesan bisnis Anda di dunia maya, namun sebagai penjual bukan berarti Anda boleh mengesampingkan cara packing atau kemasan produk yang Anda gunakan untuk membungkus barang orderan para konsumen.

Tampilan fisik yang mereka lihat pertama kali ketika menerima kiriman paket dari Anda, ternyata cukup mempengaruhi tingkat kepuasan para pelanggan. Bila cara packing dan kemasan produk yang Anda gunakan cukup unik dan menarik, tentunya konsumen akan merasa senang ketika menerima kiriman paket dari Anda. Dengan begitu, citra baik perusahaan Anda mulai terbangun sehingga para konsumen pun tak sungkan-sungkan untuk melakukan orderan berikutnya di toko online Anda.

Karenanya, agar brand toko online Anda semakin melekat di hati para konsumen, sebagai penjual Anda perlu memperhatikan cara packing dan kemasan produk yang digunakan sebelum dikirimkan ke para pembeli. Berikut lima hal penting yang perlu diperhatikan para pemilik toko online ketika mengemas produk orderan para konsumen.

Ciptakan ciri khas khusus

Untuk mengenalkan brand toko online Anda ke setiap konsumen, tentunya Anda harus membuat ciri khas khusus pada kemasan produk yang Anda gunakan. Dalam hal ini Anda bisa menggunakan gaya pengemasan yang unik atau warna senada secara konsisten agar konsumen Anda mulai mengenalinya sebagai brand atau image khusus bagi toko online Anda.

Gunakan kemasan kardus yang menarik

Selama ini, banyak pelaku bisnis toko online yang memilih menggunakan kardus bekas untuk mengemas kiriman paket yang mereka kirimkan ke konsumen. Walaupun cara ini memang cukup murah, namun ada baiknya bila Anda memperhatikan tampilan paket yang Anda kirimkan ke konsumen. Sebaiknya hindari penggunaan kardus bekas. Namun, apabila memang terpaksa menggunakan kardus bekas, siasati dengan membalik kardus yang ada tulisannya ke bagian dalam, sehingga kemasan yang terlihat adalah kardus yang polos.

Selipkan kartu nama toko online Anda

Untuk meningkatkan loyalitas konsumen, tak ada salahnya bila Anda mencetak kartu nama dan menyelipkan kartu nama tersebut di setiap paket yang dikirimkan ke konsumen. Kendati cara ini terbilang sepele, namun bisa memperkuat brand awareness toko online Anda di mata para pembeli.

Perhatikan keamanan produk

Selain memperhatikan tampilan kemasan yang digunakan, penting bagi Anda untuk menomorsatukan keamanan produk yang dikirimkan. Bila memang produk yang dikirimkan rentan pecah atau rusak, sebaiknya tambahkan bahan pelindung seperti sterofoam serta gambar/ kode khusus yang menginformasikan bahwa produk tersebut mudah rusak. Contohnya saja seperti kode/ gambar pecah belah, jangan diinjak, jangan ditumpuk, jangan dibanting, dan lain sebagainya.

Percantik packaging dengan aksesoris tambahan

Penting bagi pemilik toko online untuk dapat mengemas pesanan dengan cara yang unik, menarik, dan memberikan kesan menawan secara visual. Karenanya bagi Anda yang menjual produk fashion, pernak-pernik, dan produk estetika lainnya, taka da salahnya bila Anda menambahkan pita pengikat, selotip warna-warni, dan stiker menarik lainnya sebagai nilai tambah untuk menaikkan nilai jual produk Anda di mata konsumen.
Dari hal-hal kecil yang sebelumnya mungkin terlihat sepele, tidak menutup kemungkinan bila kedepannya Anda bisa membangun brand toko online melalui kemasan produk dan meningkatkan loyalitas konsumen yang Anda miliki.

Semoga bisa membantu dan salam sukses!

TKS

Cara Mengemas Paket Kiriman yang Aman

Apakah Anda seorang pemilik toko online? Atau memiliki usaha produk yang pengirimannya bergantung pada jasa pihak ketiga seperti TKS? Memang, apabila barang atau produk yang Anda jual diantar ke pelanggan oleh Anda atau pegawai Anda sendiri, mungkin tidak ada rasa cemas atau khawatir. Karena tentu saja Anda atau karyawan Anda sangat mengerti seperti apa cara penanganan dari barang yang akan dikirimkan ke pelanggan.

Mengapa Menggunakan Jasa Ekspedisi?

Tidak semua pelaku jenis usaha memiliki divisi atau tim khusus ekspedisi untuk urusan penanganan produk yang akan didistribusikan ke pelanggan. Terutama apabila frekuensi produk yang dikirim tidak terlalu sering, kuantitas pengiriman yang tidak terlalu banyak, atau tujuan pengiriman tidak tertuju hanya ke satu lokasi saja. Selain itu membentuk sebuah divisi atau tim khusus untuk menangani urusan pengiriman tidaklah mudah, banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari penyediaan armada angkutan, perekrutan pegawai, pelatihan pegawai, dan lainnya sampai dengan penyediaan anggaran untuk biaya operasional. Faktor-faktor inilah yang menyebabkan pelaku usaha menyerahkan urusan pengiriman produk kepada layanan jasa pihak ketiga.

Jenis-jenis Bahan yang Umum Digunakan Untuk Mengemas Paket Kiriman

Setiap jenis barang memiliki cara penanganan yang berbeda dalam hal pengemasan, terlebih apabila barang tersebut akan dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi seperti TKS. Tujuan utama dari penggunaan packing atau kemasan luar adalah untuk membuat benda didalamnya menjadi lebih aman dari resiko kerusakan, seperti jatuh atau terbentur. Selain juga berfungsi sebagai penambah nilai estetika dan privasi dari barang yang dikemas.

Packing atau kemasan harus disesuaikan dengan barang yang akan dikemas. Penggunaan packing yang tidak tepat kemungkinan dapat menimbulkan resiko kerusakan terhadap barang yang akan dikirimkan. Begitu pula halnya dengan ukuran packing yang dimensinya terlalu besar dapat menambah ongkos kirim karena bisa saja paket yang dikirimkan dihitung secara volumetrik, bukan berdasarkan berat paket yang dikirimkan.
Amplop atau kertas pembungkus dapat digunakan untuk mengemas barang yang tidak terlalu memerlukan perlakuan khusus dan tidak mudah rusak apabila tertumpuk dengan barang lainnya yang lebih berat. Penggunaan amplop coklat atau kertas kado untuk pengemas barang yang akan dipaketkan diantaranya adalah: dokumen, surat-surat, pakaian, handuk, buku, majalah dan lainnya.

Kardus dapat digunakan untuk mengemas barang seperti flashdisk, tas, makanan, obat-obatan, parfum, atau aksesoris pernak-pernik. Biasanya kardus memiliki ukuran dan ketebalan yang berbeda-beda, sehingga harus disesuaikan terhadap benda yang akan dimasukkan kedalamnya. Kardus juga dapat digunakan sebagai pengemas langsung atau sebagai pengemas tambahan.

Styrofoam dapat digunakan sebagai pelindung dalam kemasan, terutama digunakan untuk meredam getaran dan benturan dari benda-benda yang sangat sensitif, selain juga dapat berfungsi untuk menahan tekanan. Styrofoam dapat berbentuk box, lembaran, berbentuk bola-bola kecil, berbentuk jaring-jaring, atau berbentuk kotak. Penggunaan styrofoam untuk pengemas barang yang akan dipaketkan seperti: buah-buahan, telur, barang elektronik berukuran besar, piring, porselen, dan barang pecah belah lainnya.

Bubble Wrap memiliki fungsi sama seperti halnya styrofoam, penggunaannya untuk meredam getaran dan penahan goncangan. Bubble Wrap biasanya banyak digunakan untuk melindungi barang elektronik yang ukurannya kecil dan berbobot lebih ringan, misalnya kit elektronik, handphone, dan sparepart komputer seperti motherboard, vga card, dan hardisk.

Peti kayu biasanya berfungsi sebagai pengemas ekstra, sebagai pelindung terluar dari barang yang sudah dikemas dengan kardus atau styrofoam, terutama untuk barang pecah belah dan barang elektronik. Peti kayu bisa berupa rangka yang dibuat dari papan yang memiliki jarak atau celah, maupun berupa kotak kayu yang tertutup rapat. Penggunaan peti kayu untuk mengemas barang yang akan dipaketkan sangat disarankan, terutama apabila tujuan pengiriman di luar pulau yang biasanya melalui jalur laut atau udara.

Selain itu, ada beberapa alternatif pelindung barang yang berasal dari limbah atau bahan tidak terpakai, misalnya saja jerami dan potongan kertas. Namun penggunaan bahan ini harus disesuikan dengan barang yang akan dilindunginya. Misalnya sperti jerami yang cukup banyak digunakan pada peti kayu yang berisi telur, sayuran, atau buah-buahan. Saya sendiri menggunakan potongan kertas yang dibuat dengan mesin shredder untuk melindung kepingan DVD yang akan saya paketkan.

Umumnya, jasa ekspedisi seperti TKS menyediakan kemasan kardus dengan berbagai ukuran untuk mempacking barang yang hendak Anda kirimkan. Untuk packing kardus yang ditawarkan TKS harganya sekitar Rp.3000 hingga Rp.5000 tergantung ukurannya. Namun khusus untuk penggunaan peti kayu yang disediakan TKS, maka akan dikenakan biaya 2 kali ongkos kirimnya. Oleh karena itu untuk pengiriman ke daerah tujuan yang jauh, sebaiknya barang yang hendak Anda kirimkan bisa dipacking kayu sendiri di rumah atau di tempat usaha yang Anda miliki sebelum diantar ke TKS.